Salahkah Wanita Jadi Pelakor atau Pria Berhidung Belang

Foto Ilustrasi
Istilah pelakor saat ini begitu viral di dunia maya. Pelakor sendiri merupakan sebuah akronim dari kalimat lelaki orang.

Lazimnya, istilah ini digunakan untuk menyebut para wanita yang menjadi orang ketiga dalam hubungan rumah tangga seseorang.

Pelakor secara khusus merujuk pada wanita, karena yang direbut adalah lelaki orang, namun apakah salahkah seorang wanita menjadi pelakor? "Salah atau tidaknya kembali pada diri sendiri dan siapa yang memulai...!!  

Namun beberapa hari ini terjadi lagi viral sebuah video di media sosial yang bertempat kejadian di Hermes Palace Hotel Banda Aceh. Dua orang perempuan berkelahi di lobby hotel.

Nonton video pelakor yang terjadi baru-baru ini di Hermes Palace Hotel Banda Aceh:


Ternyata, jauh dari kasus tersebut yang terjadi beberapa hari lalu di Banda Aceh tepatnya di Hermes Palace Hotel, istilah pelakor sudah banyak digunakan dalam sebutan wanita perebut suami orang.

Terlepas dari kata pelakor, sebenarnya istilah untuk menggambarkan seorang wanita yang menjadi pihak ketiga. Dulu istilahnya adalah WIL, atau wanita idaman lain. Meskipun sebenarnya maksudnya sama, istilah ini terkesan lebih halus dari pelakor.

Karena menggunakan istilah WIL, maka si wanita menjadi idaman, kesan yang diberikan adalah para pria yang lebih dulu bersalah karena memiliki idaman.

Menurut kamus besar Indonesia, merebut memiliki arti merampas, mengambil secara paksa barang milik orang lain. Sehingga perebut berarti orang yang mengambil secara paksa barang milik orang lain.

Sampai sekarang, tidak ada yang tahu istilah pribadi yang menciptakan istilah-istilah tersebut, namun bisa diketahui kapan istilah itu muli digunakan.

Namun jika pelakor mengacu pada perempuan, lalu apa istilah untuk menyebut seorang pria yang menjadi orang ketiga dalam hubungan rumah tangga?? 
Salahkah Wanita Jadi Pelakor atau Pria Berhidung Belang Salahkah Wanita Jadi Pelakor atau Pria Berhidung Belang Reviewed by Ijul Lke on 11:01 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.