Kenapa Seorang Wanita Menjadi Sumber Fitnah

https://www.mediainformasi.online/2018/03/kenapa-seorang-wanita-menjadi-sumber-fitnah.html
Kenapa Seorang Wanita Menjadi Sumber Fitnah
Sering kali kita mendengar bahwa wanita adalah sumber fitnah, apa alasan mengapa wanita disebut-sebut sumber fitnah?

Usamah Bin Zaid. Rasulullah bersabda, “Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah yang lebih dahsyat bagi para lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Muttafaqun ‘alaih). Fitnah yang dimaksud di sini yaitu ujian atau godaan. Namun, mengapa wanita disebut Rasulullah sebagai ujian dan godaan terberat bagi pria di dunia ini? Ternyata ada banyak alasan dibaliknya. beberapa diantaranya adalah:
  • Lelaki diciptakan dengan tabiat menyukai wanita

Penjelasan hadits Usamah bin Zaid di atas, Al Mubarakfury berkata, wanita menjadi fitnah berbahaya bagi lelaki karena adanya keumuman sifat atau tabiat lelaki yang sangat mencintai wanita. Padahal jika seorang sudah menyukai wanita, maka lelaki tersebut dapat hilang akal dan agamanya. Lelaki  karena yang kurangnya ilmu pendidikan agama bisa terjatuh pada perkara haram seperti zina, perselingkuhan, dan pemerkosaan hanya karena daya tariknya pada wanita.

Lelaki juga dapat tergoda pada perkara dunia karena pasangannya. Bahkan terdapat pula peperangan yang terjadi hanya karena wanita. “Maka ujian apalagi yang lebih dahsyat darinya?” kata Al Mubarakfuri.
  • Wanita sangatlah indah bila dipandang

Ada beberapa kesenangan hidup di dunia, yakni wanita, anak, dan harta. Ketiganya selalu nampak indah dan penuh pesona di mata lelaki. Secara fitrah lelaki menyukai keindahan para wanita, tak mengenal cantik atau tidak.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14).

Baca Juga :
Dalam ayat di atas, wanita disebut pertama kali sebelum anak dan harta. Ketiganya disebut secara khusus karena menjadi fitnah yang paling dahsyat dibanding fitnah-fitnah yang lain. Ibnu Hajar bahkan menjelaskan, penyebutan wanita pada urutan pertama menunjukkan bahwa fitnah wanita adalah sumber dari segala fitnah.
  • Wanita bisa menjadi musuh
Wanita juga berpotensi menjadi musuh lelaki. Yakni dalam hal godaan berbuat dosa, kedzaliman, kemaksiatan, kemungkaran, dan lain sebagainya. Lelaki mudah terjatuh pada godaan tersebut hanya karena wanita. Hal ini disebut dalam firman-Nya,

“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (QS. At-Taghabun: 14).

Imam Mujahid memberikan satu contoh ketika wanita menjadi musuh pria dan contoh tersebut banyak terjadi di kalangan manusia. Yaitu seorang wanita membuat suaminya memutuskan tali silaturrahim. Karena kecintaan pada sang istri, suami tersebut pun tak bisa melakukan apapun kecuali menaatinya.
  • Wanita diciptakan-Nya lemah

Secara fitrah, wanita diciptakan lemah sehingga mudah goyah agamanya. Namun meski lemah, seorang wanita dapat menggoyahkan agama seorang lelaki yang kurang imannya. Jika itu terjadi, maka sang wanita pun menjadi fitnah besar bagi lelaki. Karena itulah Rasulullah selalu menasihati para lelaki agar membimbing istri dan anak wanita dengan sangat baik. Karena jika dibimbing dengan baik, wanita yang lemah dapat menjadi perhiasan indah yang jauh dari fitnah.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Berniat dan berbuat baiklah kalian kepada para wanita. Karena seorang wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dan sesungguhnya rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Maka apabila kamu berusaha dengan keras meluruskannya, niscaya kamu akan mematahkannya. Sedangkan bila kamu membiarkannya niscaya akan tetap bengkok. Maka berwasiatlah kalian kepada para istri (dengan wasiat yang baik).” (HR. Muttafaqun ‘alaih)
  • Godaan wanita sangat berbahaya
Hal ini disampaikan langsung oleh Rasulullah dalam hadits yang dibawakan Jabir bin Abdillah. Beliau Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya wanita itu datang dalam bentuk setan dan berlalu dalam bentuk setan pula. Apabila salah seorang kalian melihat seorang wanita (dan bangkit syahwatnya) maka hendaknya dia mendatangi istrinya, karena hal itu akan mengembalikan apa yang ada pada dirinya.” (HR. Muslim).

Imam An Nawawi menjelaskan hadits tersebut dalam Syarah Shahih Muslim, bahwa penampilan wanita mampu membangkitkan syahwat pria dan mengajak mereka pada fitnah. Sehingga wanita memiliki keserupaan dengan syaithan dalam hal mengajak kepada kemaksiatan, serta ditampakkan indah kemaksiatan itu pada seorang wanita.

Karena itulah, lantas Islam melarang berduaan dengan wanita (khalwat), bersentuhan, bercampur baur antara lelaki dan perempuan (ikhtilath), dan lain sebagainya. Larangan ini demi menjaga wanita agar tak menjadi fitnah, dan menjaga lelaki agar tak terjerumus fitnah.

Itulah beberapa alasan mengapa wanita disebut sebagai fitnah bagi lelaki. Maka wahai wanita, masih ingin berpenampilan cantik agar dipuji teman lelaki? Masih suka keluar dan berpergian dengan pria non mahram? Meski pribadi merasa tak memfitnah lelaki manapun, tak ada yang tahu benak teman-teman lelaki yang melihat kecantikanmu. Karena hanya ada dua pilihan bagi wanita; menjadi fitnah atau menjadi wanita shalehah, “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim).

Semoga para wanita yang membaca ini dapat menghindari fitnah yang menjerumuskan ke neraka.
Kenapa Seorang Wanita Menjadi Sumber Fitnah Kenapa Seorang Wanita Menjadi Sumber Fitnah Reviewed by Ijul Lke on 6:14 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.