Terkadang Jodoh Sudah Ada di Depan Mata. Tapi Sayang Masih Tak Sadar Juga

http://www.mediainformasi.online/2018/03/terkadang-jodoh-sudah-ada-didepan-mata.html
Terkadang Jodoh Sudah Ada di Depan Mata
Jodoh terkadang memang sensitif untuk dibicarakan terlebih bagi yang memang berusia siap menikah dan sudah mulai mapan, pasti sering ditanyakan kapan nikah? Ketika kita masih belum menemukan pasangan di usia yang sudah matang, bayangan masalah jodoh bisa jadi momok yang mengerikan.

Tapi mengapa banyak diantara kita yang jika bicara jodoh, sedikit banyak akan merujuk kepada orang baru yang menarik perhatian. Tapi tidakkah kita tahu, yang namanya jodoh adalah pemberian Tuhan.? aterkadang jodoh tak datang dengan wajah asing, bisa jadi jodoh adalah dia yang sedari dulu menemani walaupun tanpa kita sadari.

Terkadang ada seorang yang selalu dengar dengan sabar tanpa pernah mengeluh atas panjangnya cerita kita.

Ada seorang, pacar bukan gebetan bukan. Tapi kenapa seseorang itu selalu datang kepada kita saat ada masalah. Terlepas apakah itu masalah dengan keluarga, pacar atau masalah lain yang membuat merasa terbebani. Seseorang itu selalu menyempatkan diri untuk berbincang dengan kita. Mengutarakan segala uneg-uneg yang statusnya tak lebih dari sahabat aja. Tapi dia tak pernah mengeluh dengan curhatan kita. Dia malah selalu setia mendengar dan sesekali memberi masukan saat kita minta.

Baca Juga :
Perlu diketahui, bukan berarti dia tak punya persaan apa-apa kepada kita, tapi mungkin dia lebih mementingkan kebahagiaan kita daripada dirinya sendiri. Ketika kita memutuskan untuk mencari seseorang yang baru untuk mengisi hari-hari kita, dia tetap setia mendampingi. Memastikan bahwa kita akan baik-baik saja saat menjalin hubungan dengan yang lain. Karena kita dan dia sudah saling mengenal lama, tentu dia tau orang seperti apa yang kita damba. Itulah kenapa dia ingin memastikan pilihan kita tepat atau tidak. 

Disadari atau tidak, adanya dia disekitar kita membuat merasa lebih tenang dan nyaman. Mungkin karena memang pembawaannya yang sedari dulu dekat dengan kita sehingga kita merasa seperti itu. Kenyamanan yang dia berikan tak hanya kita rasa saat tengah jalan berdua. Ditengah ramainya kerumunan sahabat-sahabat lain pun kita merasakan rasa nyaman yang beda saat kita tau dia ada disana. Demikianpun dengan jodoh. Bukankah jodoh adalah orang bisa membuat kita merasa nyaman?

Jodoh itu memang sederhana. Kita bisa belum saling suka. Tapi perhatian selalu ada


Mungkin perhatiannya kepada kita tak tertuang dalam kata “Aku sayang kamu”, tapi dia setia menemani dan memberi nasihat kepada kita. Meski memang tak dilandasi dengan kalimat “aku cinta kamu”, tapi buktinya itu menunjukkan bahwa dia sebenarnya perhatian kepada kita. Hanya saja mungkin kita dan dia sama-sama belum tau tentang makna perasaan itu.

Disadari atau tidak, kalian sama-sama terikat. Sejauh apapun menjauhkan diri, ujung-ujungnya akan tetap saling mendekat.

Sudah berapa lama dia juga tak menghubungimu karena sibuk dengan orang yang dia kira adalah jodohnya? Tak berapa lama dia mencoba untuk saling menjauhkan diri, ujung-ujungnya kalian akan dipertemukan lagi. Bisa jadi memang takdir sedang bermain di pertemuan itu. Atau hatimu dan hatinya yang memang tak tahan untuk lama-lama saling menjauhi. Kalau yang seperti ini bukan jodoh, lantas jodoh itu yang seperti apa?

Karena jodoh adalah cerminan diri. Tak perlu kata darinya untuk memberi semangat, cukup melihat dia berusaha dalam hidupnya akan membuatmu berusaha lebih giat.

Banyak yang bilang bahwa jodoh adalah cerminan diri dan hal itu tepat sekali. Ketika melihatnya berusaha sekuat tenaga untuk masa depan. Ketika berbica dengannya, kitapun selalu jadi lebih semangat untuk menjadi lebih baik dari sekarang. Mungkin secara tidak sadar kita juga ingin memantaskan diri untuknya, itulah kenapa dia cocok untuk motivasi kita sekaligus jodoh untukmu. 
 
Bukankah memang jodoh adalah dia yang bisa membuatmu berusaha memperbaiki diri?
Terkadang Jodoh Sudah Ada di Depan Mata. Tapi Sayang Masih Tak Sadar Juga Terkadang Jodoh Sudah Ada di Depan Mata. Tapi Sayang Masih Tak Sadar Juga Reviewed by Ijul Lke on 1:48 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.