Tidak Butuh Pacaran - Cinta Bisa Datang Sendirinya

https://www.mediainformasi.online/2018/03/tidak-butuh-pacaran-cinta-bisa-datang-sendirinya.html
Tidak Butuh Pacaran - Cinta Bisa Datang Sendirinya
"Apa mungkin menikahi dengan orang yang tidak kita kenal sebelumnya? 
Bagaimana bisa kita menikah dengan orang yang belum kita kenal dan tidak pernah pacaran dulu sebelumnya? 
Kalau tidak cocok bagaimana? Kalau tidak saling mencintai bagaimana?"

Banyak lagi kekhawatiran lain yang dibisikkan oleh pikiran negatif seolah bisikan itu berasal dari dalam hati kita sendiri. 

Romantisme memang membutakan. Kita juga pernah terbutakan olehnya. Waktu itu kita masih betul-betul yakin setiap orang harus pacaran dulu sebelum menikah. Bahkan kita sempat berdebat dengan teman soal itu.

Baca Juga :


Untuk perempuan pasti lebih memahami tentang Cinta bisa datang tiba-tiba. Pernahkah menerima seorang laki-laki yang mengatakan cinta padamu, padahal waktu itu belum ada rasa apa-apa dengannya. Pasti pernah kan? 

Berbeda dengan laki-laki yang jelas batas suka dan tidak sukanya, perempuan biasanya masih mau mencoba dan melihat apakah laki-laki yang mengatakan rasa sukanya ini akhirnya bisa memenangkan hati perempuan atau tidak. Perempuan sangat tahu, jika mereka cukup sabar menunggu mungkin cinta akan bisa hadir di hatinya. Sementara laki-laki lebih sulit mengubah perasaannya pada seorang perempuan. 

Tidak ada masalah dengan semua itu, memang begitulah kodrat laki-laki dan perempuan. Laki-laki memilih dan memanah sementara perempuan menerima dan mencari sisi positif. Itu sebabnya laki-laki melamar dan perempuan yang dilamar. 

Kembali ke cerita perempuan yang baru jadian, seiring dengan berjalannya waktu, entah bagaimana tiba-tiba cinta itu muncul dalam hatinya. Kalau jauh kangen, kalau dekat pingin dijitakin dan sering bertengkar. Waduh pokoknya kisah cinta klasik lah. Padahal awalnya gak ada rasa apa-apa sama sekali. Tapi entah kenapa tiba-tiba ada saja satu sisi yang bisa cintai dari laki-laki ingusan yang gak pandai godain cewek ini. 

Sadar atau tidak hal yang sama juga terjadi padamu. Coba ingat-ingat ketika pertama kali kalian jatuh mencintai pacar kalian, kalian pasti mencintainya untuk suatu alasan. Mungkin dari cara dia jalan, mungkin dari cara dia minta es batu dari tehmu, mungkin dari kepolosan wajahnya waktu mau minjem duit, atau kebodohan-kebodohan lainnya yang bisa kalian bayangkan sendiri. Kalian gak lagi ingat dulu kejelekannya yang dulu kali benci, yang kalian tahu cuma satu, pokoknya sekarang kalian jatuh cinta padanya dan tak ingin kehilangan dia selama-lamanya, titik. Dari situ saja sebenarnya aku sudah berhasil menunjukkan kalau ternyata cinta bisa datang karena terbiasa. 

Tapi mungkin saja kalian yang baca catatan ini bukan jenis orang yang rajin gonta-ganti pacar. Mungkin dari dulu pacar kalian cuma satu, walaupun putus nyambung. Tapi coba di ingat-ingat lagi, pasti ada saat-saat dimana kalian harus bertarung dengan diri kalian sendiri untuk menjaga supaya tidak jatuh cinta pada laki-laki lain. 

Kita yang setia sekalipun pasti tetap senang juga jika seorang laki-laki keren, tampan berbadan tegap lewat di depan kalian. Kita juga tidak bisa memungkiri akan senang pada orang yang pandai bergaul dan memperlakukan orang lain. Hanya saja... 

Hanya saja kita memilih untuk setia dan tidak membuka celah untuk mengenal orang itu lebih dalam lagi. Kita tidak memberinya kesempatan untuk sms atau menelpon, kamu juga tidak ingin berjumpa dengannya terlalu sering karena dalam hati kita tahu: jika kamu melakukan itu semua, bisa-bisa cinta tumbuh diantara kau dan dia, dan pastinya itu akan menjadi duri bagi pacarmu yang sekarang. 

Intinya jika kita adalah orang yang berpikiran positif, kita memang tidak sepaham dengan konsep pacaran sebagai ajang ‘latihan’ sebelum menikah. Apalagi, ajang tersebut justru bisa menimbulkan sakit hati jika tak berjalan sesuai harapan. Kalau kita dan orang yang membuat tertarik sudah sama-sama serius… langsung menikah bukanlah masalah!

Nah, apakah alasan-alasan di atas sudah cukup menjelaskan kenapa sampai sekarang kamu memilih jomblo atau pacaran? Semoga orang yang seringkali memandang miring keputusanmu bisa mengerti: gak selamanya pacaran itu sebuah keharusan, jika serius maka menikahlah, karena pacaran setelah menikah akan lebih romantis..!!
Tidak Butuh Pacaran - Cinta Bisa Datang Sendirinya Tidak Butuh Pacaran - Cinta Bisa Datang Sendirinya Reviewed by Ijul Lke on 2:37 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.