Tak Jodoh Maka Tak Jadi, Tak Rindu Maka Tak Cinta : Ada Rindu Tapi Tak Jodoh

Tak Jodoh Maka Tak Jadi, Tak Rindu Maka Tak Cinta : Ada Rindu Tapi Tak Jodoh
Tak jodoh bukan berarti kita harus pergi. Tak jodoh bukan berarti kita harus saling membenci, namun tak jodoh karena memang pada kenyataanya memang tak bisa bersatu. Paling tidak, kita pernah bercerita panjang untuk belajar membangun bagaimana caranya hidup bersama dalam duka dan suka. Tak perlu memaksa diri menjadi-jadi, karena bisa jadi, itu akan menjadi petaka dalam hidup kita, karena kita sangat memahami jika jodoh itu untuk mereka yang telah mampu membangun masa depan dan melupakan masa lalu. Jika belum siap, jangan pernah kita memaksa untuk mencari jodoh. Apakah itu akan berhasil, bisa saja berhasil, namun kadang itu hanya jebakan dan berpisah pada akhirnya itu tak enak rasanya.

Misteri dalam kehidupan memang tak akan pernah bisa dan mampu manusia itu menebaknya, apalagi mencoba memprediksikannya kapan itu akan datang dan kapan itu akan terjadi baik datangnya jodoh ataupun maut. Misteri kehidupan yang sampai saat ini selalu menjadi pertanyaan, yang tersimpan dalam erat rahasia dibalik rahasia Yang Maha Kuasa tersebut adalah hari kiamat, kematian, rejeki dan jodoh. Dari misteri Ilahi tersebut, yang sangat sering dibicarakan orang di atas dunia adalah jodoh dan rejeki, sementara hari kiamat dan kematian sangat jarang dibicarakan.

Tentunya, setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menanti dan menunggu jodoh itu datang tepat pada waktunya. Ada pula yang tak sabar, lalu meminta kepada orang tua untuk dicarikan jodoh. Atau ada juga yang tak mau pusing mikirin jodoh, hingga kadang terlanjur lama membujang, lalu umur tak muda lagi hingga kepala pusing lalu pergi ke dukun, dukun tak mempan lalu gantung diri., Ha...ha...ha.. Capek deh! Ada pula yang cuek saja dan tak terusik dengan pertanyaan, kapan menikah?

Namun pacaran bukan berarti kita jodoh dan tidak pacaran bukan berarti kita tak mengenal siapapun. Namun jika pacaran hanya akan mengantarkan kita dalam jurang dosa yang menggagalkan kita mendapatkan jodoh yang baik kita inginkan, maka kita boleh tidak pacaran karena dalam dunia ini tak ada undang-undang tentang larangan tidak boleh jomblo. Dan pula, jika pacaran bisa kita jadikan untuk belajar menahan diri, bersabar, dan bersikap baik kepada seorang wanita dengan menjaganya dengan baik, maka pacaran juga tak ada undang-undangnya yang melarang tak boleh pacaran dalam dunia ini.

Perlu kita sadari juga, jika apapun yang kita lakukan untuk mendapatkan sesuatu yang baik, maka kita harus berlaku baik pula. Kita harus berusaha dengan baik pula. Jika inginkan seseorang yang baik hadir menjelma dalam hidup kita, seperti apa yang kita impikan dan inginkan, maka dari diri kita sendiri, kita harus adil bersikap lebih baik dari seseorang yang kita impikan tersebut.

Percaya atau tidak, jika janji Yang Maha Kuasa itu tak pernah meleset. Janji Ilahi itu pasti bukan seperti janji pejabat yang sering ingkar janji. Jika saat ini kau merasa terluka karena seseorang telah meninggalkanmu, padahal kita begitu ingin dia selalu ada dalam hidupmu hingga nanti, namun tanpa kita sadari, saat ini dia telah pergi. Atau seseorang yang kita kagumi saat ini, hingga kita menanam rasa begitu berat dalam rindu yang tak pernah hilang di setiap helaan nafas menginginkanya ada dalam hidup nyata kita. Pada suatu ketika semua berubah, semua akan berlabuh dan semua akan menentukan siapa yang berhak ada dalam hidupnya.

Jika semua itu kita rasakan, jika luka itu datang menghabisi waktu siang bahkan malam, hingga kadang air mata tak mampu tertahan, menetes mengaliri celah pipi, maka bersabarlah karena Tuhan sedang menguji untuk dapat bertahan. Bertahan dalam bahagia yang tak akan pernah hilang, nanti ketika si dia yang datang mengobati segala lara dalam hati. Luka hari ini hanya bagian dari bahagiamu, maka jangan benci luka dan siapa yang meninggalkan luka itu, tapi pikirkan bagaimana caranya luka itu bisa menjadikan dirimu menjadi lebih dewasa untuk bersikap dan menyadari jika tidak mau terluka, maka jangan pernah melukai orang lain. Tak jodoh bukan karena kau tak boleh jatuh cinta.

Kita sangat memahami pastinya, pernikahan bukan perjalanan yang mudah untuk ditempuh. Lihat saja, saat ini begitu banyak mereka yang terhanyut dalam pernikahan sesaat bermodalkan rasa yang mereka rasa indah saat ini. Kadang mereka rela menggadaikan petunjuk, keluarga bahkan agama agar bisa bersatu, namun cepat atau lambat itu tak akan menjadikan mereka pernikahan yang langgeng. Yang ada, akan mengantarkan pada jenjang perpisahan. Pernikahan yang ada dalam otak mereka hanya nafsu sesaat saja, mereka tidak mengerti apa arti dari pernikahan itu sendiri. Lalu, siapa yang akan menjadi korban jika pernikahan itu berlandaskan nafsu saja? Ya banyak, mulai dari waktu, anak-anak, keluarga, dan masa depan semua yang tentunya akan menjadi berantakan semuanya.

Banyak hal yang kadang orang lupa ketika cinta itu tumbuh dalam diri mereka, hingga kadang tak lagi merasa jika cinta itu jebakan saja, bukan sebuah kebahagiaan yang sesungguhnya. Apalagi perbedaan itu terlalu jauh untuk dapat ditempuh, namun yang dibicarakan jika itu akan baik-baik saja. Pada kenyataannya, itu tak akan menjadi baik.

Lihat saja mereka yang kadang memaksa diri, jika dirinya yang saat ini ada dalam waktu mereka adalah jodohnya. Walaupun berbeda keyakinan, keluarga menentang bahkan tak banyak juga yang menasehatimu itu tak baik untuk masa depanmu karena soal keyakinan itu sensitif. Namun pada kenyataannya, banyak yang terus melaju dan menentang itu untuk ada.

Hingga pada saatnya tiba, mereka dihadapkan pada persoalan yang rumit, hingga pada akhirnya pernikahan hanya bertahan dalam cinta yang begitu cepat luntur hanya karena pertentangan ini dan itu, yang tidak sejalan lagi seperti apa yang dijanjikan sebelumnya. Jadi, sebelum itu terlambat dan terjadi dalam hidupmu, nantikan saja waktu yang akan menjawab semua keluh kesahmu tentang jodoh yang kau harapkan. Dia yang halal bagimu, dia yang sejalan denganmu, dia yang cocok denganmu dan yang jelas dia yang satu keyakinan denganmu.

Tak perlu berkecil hati dan jadi malas-malasan, lalu galau berdiam diri karena teman-teman, tetangga semua sudah pada menikah. Tak perlu kau merasa terhina hanya karena kau belum juga menemukan jodohmu. Tak perlu merasa tak tampan dan tak cantik hanya karena jodohmu belum datang dalam hidupmu.

Percayalah, semua akan terjawab jika kita selalu bersabar dan percaya, jika suatu hari kelak dia yang kita tunggu akan datang menghapus semua yang kita rasa saat ini. Jadi, tersenyumlah untuk dia yang saat ini sedang berupaya menemukan kita dan begitu juga dengan diri kita, berupaya menjaga hati dan diri untuk dia yang selalu dijaga oleh sang pemilikNya.
Tak Jodoh Maka Tak Jadi, Tak Rindu Maka Tak Cinta : Ada Rindu Tapi Tak Jodoh Tak Jodoh Maka Tak Jadi, Tak Rindu Maka Tak Cinta : Ada Rindu Tapi Tak Jodoh Reviewed by Ijul Lke on 6:44 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.