![]() |
| Foto : dok. pendim Banyumas |
Pasiter Kodim Banyumas, Kapten Arh. Sugeng Supriyadi menjelaskan, mendahuli Pra TMMD saat ini di desa sasaran TMMD memang sedang digelar Karya Bhakti. Untuk sementara dari TNI yang terlibat adalah dari Koramil Baturaden, mereka bahu membahu dengan warga desa sasaran TMMD untuk mengerjakan sejumlah sasaran fisik, ''mulai dari pembangunan talud, jembatan maupun proses pengaspalan jalan,'' jelasnya.
Tampaknya, kemanunggalan TNI dengan rakyat sepanjang masa. Sejak di awal perlawanan bersenjata melawan Kompeni Belanda hingga saat ini di jaman pembangunan dan reformasi kebersamaan itu masih ada. Salah satu wujud nyatanya adalah kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar oleh TNI setiap tahunya. Informasi terakhir, mulia 2017 ini, TMMD digelar sebanyak 3 kali dalam setahun.
Di wilayah Kodim 0701 Banyumas, yang kali ini mendapat giliran TMMD Reguler, desa sasarannya adalah Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden. Sasaran fisik utama TMMD di wilayah Gunung Slamet itu adalah merekontruksi kembali Jembatan Sungai Belot. Juga ada sasaran fisik lainnya, yakni peningkatan jalan, pembangunan RTLH. Sementara itu, untuk sasaran non fisiknya cukup bervariatif dan rencananya akan digelar selama 28 hari. *)

