Banyumas – Penyelarasan langkah dan penyamaan persepsi antarinstansi menjadi agenda utama dalam memastikan keberhasilan pembangunan kewilayahan di Kabupaten Banyumas. Melalui koordinasi yang matang, diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi secara optimal sehingga program kerja yang disusun mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Guna mewujudkan hal tersebut, Kodim 0701/Banyumas menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026. Pertemuan strategis ini dipimpin oleh Danramil 20/Lumbir, Kapten Inf Subandi, mewakili Komandan Kodim 0701/Banyumas, Letkol Inf Edward Samosir, bertempat di Aula Jenderal Soedirman, Purwokerto Barat, Senin (13/04/2026).
Kegiatan yang melibatkan unsur Forkopimda, dinas terkait, serta perwakilan masyarakat ini bertujuan mengunci kesiapan teknis menjelang pembukaan program. Dalam arahannya, Kapten Inf Subandi menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor agar setiap target pembangunan dapat tercapai secara efektif dan efisien di lapangan.
“Rakor ini merupakan fondasi untuk menyatukan derap langkah kita semua. Kesuksesan TMMD adalah buah dari kolaborasi erat antara jajaran TNI, instansi pemerintah, dan partisipasi aktif warga. Kita satukan tekad agar pembangunan di Desa Tlaga ini benar-benar membawa manfaat luas bagi kemajuan desa,” ungkap Kapten Inf Subandi.
Program yang dijadwalkan resmi dibuka pada 22 April 2026 ini akan menitikberatkan pada sasaran fisik berupa pengecoran jalan, pembangunan talud, serta rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Tidak hanya infrastruktur, TMMD kali ini juga dibarengi dengan sasaran nonfisik melalui beragam penyuluhan dan pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemandirian serta kualitas sumber daya manusia setempat.
Melalui persiapan yang matang dan terukur ini, diharapkan pelaksanaan TMMD di Desa Tlaga selama 30 hari ke depan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sinergi yang terbangun sejak tahap awal ini menjadi jaminan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat akan terus menjadi motor penggerak utama pembangunan berkelanjutan di daerah. (Pendim 0701/Bms)


