Banyumas - Kodim 0701/Banyumas menerima kunjungan Tim Target Info Data Teritorial Satkowil Staf Direktur Pusat Informasi Teritorial Pusterad TA 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Jenderal Soedirman Makodim 0701/Banyumas, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan dipimpin Kolonel Inf Angkat Purbadi dan disambut Kasdim 0701/Banyumas Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo serta diikuti para perwira staf, Danramil jajaran Kodim 0701/Banyumas dan Babinsa.
Dalam sambutan Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir yang dibacakan Kasdim Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo, disampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Pusterad dalam rangka pelaksanaan kegiatan Target Info Data Teritorial Satkowil TA 2026 di Kodim 0701/Banyumas. Kehadiran Tim Pusterad dinilai menjadi motivasi bagi aparat kewilayahan untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kualitas pembinaan teritorial di tengah dinamika perkembangan situasi wilayah.
Dandim menegaskan pentingnya data teritorial yang valid, akurat, dan selalu diperbarui guna mendukung tugas pembinaan teritorial Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Melalui kegiatan ini, Kodim 0701/Banyumas berharap peningkatan kemampuan aparat teritorial dalam pengelolaan data wilayah dapat terwujud guna mendukung pelaksanaan tugas yang optimal dan tepat sasaran.
Sementara itu, dalam arahannya, Kolonel Angkat Purbadi menyampaikan bahwa target info data teritorial merupakan sebuah siklus yang meliputi perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian informasi terkait objek pembinaan berupa geografi, demografi, dan kondisi sosial wilayah.
Ia menegaskan seluruh data teritorial yang dihimpun akan menjadi dasar dalam menyusun rencana pembinaan teritorial yang tepat dan sesuai kebutuhan wilayah. Menurutnya, apabila pengelolaan data teritorial tidak dilaksanakan dengan baik, maka program satuan komando kewilayahan tidak akan berjalan maksimal dan berpotensi tidak tepat sasaran.
Kolonel Angkat Purbadi juga menekankan kepada seluruh aparat komando kewilayahan agar meningkatkan kemampuan deteksi dini dan cegah dini terhadap perkembangan situasi wilayah. Aparat kewilayahan juga diminta melaksanakan wajib lapor secara berjenjang dan berkesinambungan sebagai bahan penyusunan pembinaan teritorial.
Di akhir arahannya, ia mengingatkan seluruh aparat komando kewilayahan untuk tidak terlibat dalam kegiatan ilegal maupun pelanggaran hukum, serta tetap menjaga militansi, semangat pengabdian, dan menjalankan tugas sesuai koridor keprajuritan dan nilai-nilai agama. (Pendim 0701/Bms)


